Senin, 31 Juli 2017

Cukup Media Berita Indonesia yang Bodoh, SNSD Harus Tetap Seksi




Ketika baca berita dari ccnindonesia yang berjudul “SNSD Meriahkan Acara Kemerdekaan di Monas Bulan Depan”, saya langsung girang bukan main. Ini kejutan besar bagi kpoper seperti saya jika benar SNSD bakal ke Indonesia pada bulan Agustus 2017 itu. Saya bahkan langsung merencanakan akan melaksanakan liputan saat SNSD manggung di acara kemerdekaan nanti.

Tapi respon lain datang dari haluan yang berbeda. Banyak netizen –mari kita sebut saja netizen- yang tidak setuju kalau SNSD harus manggung di acara kemerdekaan tersebut. Alasannya cukup beragam, tapi yang dominan beredar adalah, katanya gilrband SNSD ini selalu tampil terbuka dan melakukan goyangan panas. Dan menurut netizen, hal tersebut tidak pantas dilakukan di perayaan kemerdekaan Indonesia.

Meski saya dan netizen tersebut punya reaksi yang berbeda, tapi saya yakin kami punya satu persamaan. Persamaan itu adalah saya dan si netizen sama-sama hanya membaca judul beritanya saja.

Karena kalau kita lihat isi berita yang ada di CNN tersebut, di sana akan tertera kalimat seperti ini, “SNSD hadir untuk memeriahkan acara Countdown Asian Games 2018 (Selebrasia) 2018 yang akan digelar di Monas pada 18 Agustus malam pukul 19.00 WIB.”

Saya, sebagai kpoper, tetap senang meski SNSD bukan tampil untuk memeriahkan acara kemerdekaan Indonesia. “Ya sudah lah, tidak apa-apa, yang penting SNSD tetap manggung di Indonesia,” begitu pikir saya. Dan kpopers lain pun tidak ada yang mempermasalahkan tanggal tampilnya SNSD tersebut. Malah sebagian kpopers ada yang nggak percaya kalau SNSD bakal datang bulan Agustus, karena belum ada pengumuman resmi dari SNSD maupun SM Entertainment.

Tapi bagaimana dengan si netizen? Apakah dia akan merevisi perkataannya yang menyebutkan bahwa penampilan SNSD tidak pantas dilakukan diperayaan Kemerdekaan? Apa dia akan mengakui kesalahannya kalau sebenernya SNSD tidak manggung di perayaan kemerdekaan RI? Jawabannya adalah tidak. Bukannya merevisi atau mengakui kesalahan, si netizen justru membuat petisi untuk “Batalkan SNSD pada Syukuran Kemerdekaan RI ke-72”. Silakan tanda tangani petisinya di sini kalau kalian mau. Hahahaha. Pada petisi itu, si netizen tetap menyebut kalau SNSD bakal datang untuk memeriahkan HUT RI ke-72.

---

Sebelum makin gemas membahas tingkah pola netizen, mari kita stop membahas kelakuan si netizen yang bikin greget itu. Sudahlah, kita sudah tahu bagaimana sikap, perilaku, bahkan emosi seorang netizen. Tak perlu lah dibicarakan lagi. Yang ingin saya fokuskan di sini, justru adalah mengenai bagaimana media membuat judul berita dan bagaimana efeknya pada pembaca.

Saya akan menuliskan judul berita dari beberapa media berita di Indonesia, plus saya akan tautkan juga link-nya, biar kita bisa tahu judul dan juga bisa langsung klik untuk melihat isi beritanya. Oke, yang pertama ada judul berita dari Tempo, judulnya SNSD Akan Ramaikan Panggung Peringatan HUT RI di Monas

Dari judul di atas, kalau kita baca judulnya saja, kita akan berpikir kalau SNSD akan manggung pada 17 Agustus 2017 karena memang 17 Agustus adalah HUT RI. Tapi ternyata isi beritanya tidak demikian, di berita Tempo tersebut, Tempo menuliskan kalimat, “SNSD dijadwalkan tampil di Monas pada Jumat, 18 Agustus 2017, sehari setelah perayaan hari kemerdekaan Indonesia.”

Bagaimana tanggapan kalian terhadap Tempo?

Lanjut lagi ke media berita Indonesia berikutnya, CNN. Oke, yang pertama ada berita yang judulnya SNSD Meriahkan Acara Kemerdekaan di Monas Bulan Depan, berita ini di-upload pada Jumat, 28 Juli 2017, jam 17.45 WIB. Dari judulnya kita pasti menebak kalau SNSD bakal tampil tanggal 17 Agustus. Tapi ternyata isi beritanya mengatakan bahwa SNSD akan tampil di acara Countdown Asian Games 2018 pada tanggal 18 Agustus 2017 jam 19.00. Ya, sama dengan Tempo yang judul dan isi beritanya berbeda.

Tapi berita dari CNN yang pertama itu masih bisa di-excuse, karena CNN hanya menuliskan “Acara Kemerdekaan”. Itu artinya, yaaa mungkin tanggal 18 Agustus juga masih termasuk “acara kemerdekaan”, jadi CNN tidak sepenuhnya salah.

Namun, ada berita kedua yang di-upload oleh CNN pada Jumat 28 Juli 2017 jam 19.29, judulnya SNSD, Girlband yang Ikut ‘Goyang’ Monas saat HUT RI. Di judul ditulis “HUT RI”, tapi di dalam beritanya disebutkan bahwa SNSD tampil pada 18 Agustus 2017.

Tak cukup sampai di situ, hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017 jam 14.50, CNN kembali menulis berita soal kedatangan SNSD ke Indonesia. Judul beritanya Tak Semua Personel SNSD Hadir di Jakarta pada Agustus. Pada berita ketiga yang muncul di CNN ini, di akhir berita ada pesan dari redaksi CNN yang menyampaikan hal ini:


Hari Jumat sore, netizen sudah ramai soal berita SNSD yang seolah akan bergoyang seksi di perayaan kemerdekaan Indonesia. Lalu malamnya, CNN seolah memperkeruh suasana dengan lagi-lagi meng-upload berita soal SNSD yang siap menggoyang Monas. Padahal, di berita pertama dan kedua sama saja intinya.

Lalu, ketika suasana makin panas di hari Sabtu, CNN seolah meng-upload berita yang mirip dengan klarifikasi yang isinya menyatakan bahwa kedatangan SNSD masih menunggu konfirmasi. Lebih anehnya lagi, berita soal konfirmasi ini tidak muncul di berita-berita sebelumnya.

So, bagaimana tanggapan kalian soal CNN?

---

Simpulan dari berita-berita yang berasal dari 2 media besar di Indonesia tersebut adalah: mereka membuat judul berita yang palsu. Saya berani bilang itu palsu karena judul berita dan isi beritanya memang berbeda. Judul bilang SNSD tampil di hari ulang tahun RI (yang notabene adalah 17 Agustus), tapi SNSD tampil 18 Agustus. Jadi siapa yang tampil pada HUT RI itu?

Mungkin media yang memberitakan hal ini sekarang sedang menikmati click bait yang jumlahnya luar biasa. Tapi apa mereka sadar akan efeknya? Salah satu efek yang mungkin akan muncul adalah tanggapan orang Korea (atau artis Korea) yang menganggap masyarakat Indonesia ini bodoh dala mencerna berita. Ini jelas bahaya, karena pandangan orang luar bisa menjadi stereotype bagi Indonesia. Apa jadinya kalau warga Indonesia dicap sebagai netizen yang bodoh oleh orang luar?

Sudah cukuplah kita disebut sebagai wkwkwk land atau om telolet om land oleh warga luar negri. Tak usah ditambah lagi dengan pandangan negative lain.

Saya yakin orang-orang yang bekerja di media online sudah tahu kelakuan netizen seperti apa. Saya juga yakin banyak pekerja media online suka nyinyir kalau netizen tuh bisanya cuma baca judul. Tapi hal itu jangan dijadiakan ajang untuk memanfaatkan mereka dong. Justru kalau bisa, mari selamatkan netizen-netizen yang tersesat itu. Beri mereka, dan saya juga, informasi yang benar, jangan cuma bisa nyalahin netizen dengan berkata “baca juga dong isi beritanya!” tapi beri juga informasi yang jelas pada “front man" berita kalian yaitu judul yang kalian buat.

Kalau sudah tahu karakter pembaca, pelajarilah hal itu untuk mendapat metode penyampaian berita yang benar. Jangan justru dimanfaatkan dan mengakibatkan efek yang berkelanjutan.

So, buat media-media besar, please guys, please. Kalian sudah besar, so, jadilah besar.

Eh tapi terserah deng, kalau kalian mau bodoh terus juga silakan. Yang penting SNSD tetap seksi.

Rabu, 26 April 2017

Kenapa Banyak Artis Korea yang Liburan ke Bali?

Perbedaan normal people sama kpop fans itu kentara banget saat kita ngomongin Bali. Kalau normal people, mereka pengen banget ke Bali karena pemandangannya yang indah, pantainya yang karismatik, sama sunsetnya yang romantis. Tapi kalau kpop fans, kita pengen ke Bali karena lagi banyak banget artis Korea yang datang ke Pulau Dewata itu.

Bayangin aja, tanggal 16 April 2017, secara ngedadak, Goblin tiba-tiba muncul di Bandara Soekarno Hatta. Itu siapa yang niup lilin di sana woy?! Nggak tahu apa Bang Gong Yoo masih pake celana pendek?


Emang sih, Bang Gong Yoo nggak ke Balinya, tapi dia ke Lombok atau lebih tepatnya ke Pulau Senggigi. Katanya di sana dia mau full liburan, menghempaskan semua beban pekerjaan, dan melupakan kejombloan dia yang 900 tahun itu. Huhuhu, kering nggak tuh Bang jomblo 9 abad?

Selain pengen ke Lombok, beredar kabar kalau dia juga mau nyobain kereta tujuan Manggarai.

Nggak cuma Goblin, cast-nya Strong Woman Do Bong Soon juga liburan ke Bali. Park Hyun Sik sama Jisoo naik pesawat ke Ngurah Rai, tapi Park Bo Young kayaknya langsung loncat deh dari Do Bong Dong ke Pulau Bali. Hahaha.

Alasan semua cast Strong Woman Do Bong Soon ke Bali adalah sebagai hadiah kesuksesan drama mereka yang berhasil tamat dengan elegan. Bayangin, rating dramanya nyampe 8,9%. Prestasi yang gemilang buat drama yang tayang di tv kabel (eits, bukan tayang di RCTI ya, itu mah Siapa Takut Jatuh Cinta).

Nggak berselang lama, iKon juga langsung hinggap di Bali. Sontak, iKonic se-Indonesia histeris. Karena datangnya kejutan banget, banyak fans iKon yang nangis karena nggak bisa ngeliat mereka langsung di Bali (ini beneran ada yang nangis loh, adik kelas saya cerita kalau dia nangis bombay tahu Yoyo ke Bali tapi nggak ngabarin). Huh, dasar cewek, nggak dikabarin aja nangis, gimana nggak dikabarin 4 bulan, mencret sekebon kali.

Selain idola kita di atas, jajaran artis yang pernah ke Bali lainnya ada Hyoyeon (yang ke Bali cuma buat main golf dan belajar bahasa banci), lalu ada juga Sulli (yang ke Bali cuma buat nyobain nasi padang dan nasi goreng asli Bali), da nada juga Hyolin (yang ke Bali buat nyobain teh Bintang, eh bir Bintang maksudnya). Daaan tentu saja ada Rain dan Kim Tae Hee yang ke Bali untuk bulan madu. Hih, agak katro ya pasangan itu, artis Indonesia aja honeymoon-nya ke Korea. YA BEDA ATUH BEGOOOO!

Ada pertanyaan menarik dari fenomena artis Korea pada beramai-ramai ke Bali di atas. Pertanyaan itu adalah… “kenapa sih ke Bali? Ada apa di Bali? Siapa artis Korea pertama yang  nge-trigger artis-artis lain jadi pada ikutan?”

Alasan kenapa banyak artis Korea ke Bali pasti karena landscape Bali yang indah. Selain itu, budaya di bali juga masih kental dan eksotis. Banyak artis Korea yang datang buat nikmatin pemandangannya, ada yang nge-eksplor budayanya, sampai ada yang pengen foto sama monyet di Bali.


 Tapi untuk ngejawab siapa artis yang jadi trend setter buat liburan ke Bali, kayaknya sulit dideteksi deh. Soalnya kita nggak tahu persis siapa aja artis Korea yang datang ke Bali, dan kita juga nggak tahu kapan mereka dateng. Bisa aja kan ternyata artis Korea pertama yang datang ke Bali itu Lee Min Ho tapi pas masih nempel di ovum.

Tapi yang pasti, kita senang para idol bisa liburan di Bali. Salah satu kota yang kita banggakan ternyata jadi tempat yang pengen dikunjungi sama idola kita. Saat mereka ada di Bali, kita udah seneng banget karena bisa menghirup udara yang sama. Wuuuu HALUUUUU.

Semoga para seleb yang datang ke Bali bisa senang, tenang, dan nyaman. Dan tren liburan ke Bali ini semoga makin nyebar dan semua idol Korea yang keren bisa main di pulau yang dikenal sama tari kecak itu. Welcome ya, Bli!